Arsip untuk 10/14/2011

Bahaya Fanatisme Hizbiyah

Posted: 10/14/2011 in Lain-lain

Tidak ada satupun yang lebih berbahaya bagi da’wah Islamiyah dewasa ini ketimbang Fanatisme Hizbiyah (Fanatik Golongan).

Ia merupakan penyakit berbahaya yang bakal mencerai beraikan ukhuwah Islamiyah. Ia pasti akan memutuskan ikatan-ikatan kuat tali ukhuwah, dan akhirnya akan mengotori kesuciannya.

Adakah dibenarkan seorang muslim menunjukan wajah ceria, senyum lebar dan salam hangatnya hanya kepada orang satu kelompok atau satu jama’ah saja ..? Sementara kepada orang dari kelompok lain ia bermuka masam, bersikap dingin dan hambar ..?

dakah dibenarkan seorang muslim mengabaikan kesalahan-kesalahan yang dilakukan shahabat kelompoknya, sementara apabila orang lain melakukan kesalahan yang sama, ia rajin menggunjingkan dan menyebarluaskannya..? (lebih…)

Iklan

Indahnya Menjadi Muslimah

Posted: 10/14/2011 in Muslimah

Bismillahirrahmanirrahim…

“Suit…Suit…”Terdengar suara siulan dari beberapa pemuda yang nongkrong di depan gang, si cewek yang merasa digoda menampakkan mukanya yang memerah karena marah.

“Heh!! nggak pernah liat cewek jalan kali ya!”

Salah satu pemuda nggak mau kalah dengan menimpali,”lho mbak, ada rejeki lewat

Di depan mata masa mau ditolak, lagian si mbak pake baju yang aduhai, jadi buat kita gimana gitu,berartikan emang mau ngasih rejeki buat kita-kita.”

Pandangan nakal si pemuda terus melihat kaki si cewek dengan rok mininya dan baju ketat yang dia pakai. Dengan kesal si cewek berlalu tanpa bisa membela diri. (lebih…)

Pada edisi yang lalu telah dibahas bahwa keluarga akan merasa sakinah dan mawaddah bila punya anak yang sholih dan sholihah. Sebaliknya, alangkah sedih dan ruginya bila anak durhaka kepada Alloh Subhaanahu wa ta’aala, Rosululloh Shallallaahu ‘alaihi wa sallam dan durhaka kepada kedua orang tuanya, na’udzubillahi min dzalik. Lalu bagaimanakah upaya kita agar anak menjadi sholih dan sholihah, bahagia dunia dan akhirat?

Sholih dan sholihah adalah takdir Alloh ‘Azza wa Jalla

Di antara hal yang harus kita imani ialah, baik dan buruknya anak sudah ditentukan oleh Alloh ‘Azza wa Jalla sejak dia di rahim ibu. Hanya Alloh-lah yang menjadikan sesuatu dan yang menentukan semua urusan. Perkara ini harus kita yakini agar kita tidak sombong dan membanggakan diri bila berhasil mendidik anak, dan tidak putus asa bila kita sudah berusaha mendidik semaksimal mungkin namun anak belum menjadi baik. Misalnya anak Nabi Nuh ‘Alaihissalam yang durhaka padahal orang tuanya sudah mendidiknya. (lebih…)

Keutamaan Pertama: Surat Al Ikhlas Setara dengan Tsulutsul Qur’an (Sepertiga Al Qur’an)

Hal ini berdasarkan hadits,

Dari Abu Sa’id (Al Khudri) bahwa seorang laki-laki mendengar seseorang membaca dengan berulang-ulang ’Qul huwallahu ahad’. Tatkala pagi hari, orang yang mendengar tadi mendatangi Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam dan menceritakan kejadian tersebut dengan nada seakan-akan merendahkan surat al Ikhlas. Kemudian Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda, ”Demi yang jiwaku berada di tangan-Nya, sesungguhnya surat ini sebanding dengan sepertiga Al Qur’an”.
[HR. Bukhari no. 6152]

Banyak lagi hadits yang mengungkapkan h yang sama dengan narasi yang juga serupa, baik dalam kitab Bukhari ataupun Muslim, Ahmad, Nasa’i, dan Abu Daud. (lebih…)