Arsip untuk 07/27/2011

Cara Mudah Mengetik 10 Jari

Posted: 07/27/2011 in Lain-lain

Bayangkan bila kamu harus menyelesaikan setumpuk ketikan sedang cara mengetik kamu masih mengandalkan 11 jari alias 2 jari telunjuk. Sudah pegal, makan waktu lama pula. Paling yang ada dalam pikiran membawa setumpuk ketikan itu ke rental komputer. Tinggal bayar sekian ribu dan selesai. Biarpun harus mengeluarkan krocek untuk jasa ketik, yang penting tugas selesai.

Itu artinya kamu termasuk orang yang malas. Pengenya terima beres.. Padahal jika kamu ingin mempelajarinya, mengetik bakal menjadi pekerjaan yang menyenangkan. Yup…seperti pengalaman saya dulu. Melihat temen yang mengetiknya cepet banget 10 jari, jadi termotivasi buat ngalahinnya. Akhirnya saya tekad pelajarinya. Harus bisa, terbukti ga sampai 1 minggu saya sudah hapal posisi huruf2 keyboard dan ngetik tanpa harus melihat keyboad lagi, hanya melihat buku yang ingin diketik, monitorpun hanya dilirik sekali2. Karena begitu kita sudah terbiasa ngetik 10 jari, ketika ada kesalahan, reflek tau walaupun ga liat monitor.
(lebih…)

Iklan

Seorang muslim perlu selalu melakukan muhasabah (introspeksi). Terutama ia harus periksa adakah dirinya telah memenuhi kriteria seorang beriman sejati? Dan untuk itu ia mesti membuktikan bahwa dirinya merupakan seorang muslim di hadapan Allah سبحانه و تعالى . Bukan di hadapan manusia lainnya. Muslim-mukmin sejati pasti mengharapkan pengakuan dari Allah سبحانه و تعالى bukan dari sesama manusia, bahkan bukan pengakuan dari dirinya sendiri.

Di dalam bukunya, Anshari Ismail menulis sebagai berikut:

“Yang perlu kita lakukan hanyalah membuktikan diri bahwa kita ini seorang muslim. Muslim yang dikehendaki oleh Allah سبحانه و تعالى , bukan muslim yang kita kira sendiri. Karena kita adalah hamba Allah سبحانه و تعالى bukan hamba diri sendiri. Karena kita mengharap ridha Allah سبحانه و تعالى bukan ridha diri sendiri. Oleh karena itu, untuk membuktikan bahwa kita seorang muslim, maka kita harus ber-Islam dengan caranya Allah سبحانه و تعالى bukan dengan cara kita sendiri. Tetapi bagaimana ber-Islam dengan cara Allah سبحانه و تعالى ?” (“Jalan Islam-Transformasi Akidah dalam Kehidupan” – Anshari Ismail; An-Nur Books Publishing 2008, hlm. 7)
(lebih…)

Makna Tauhid

Posted: 07/27/2011 in Akidah

Tauhid secara bahasa arab merupakan bentuk masdar dari fi’il wahhada-yuwahhidu (dengan huruf ha di tasydid), yang artinya menjadikan sesuatu satu saja. Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin berkata: “Makna ini tidak tepat kecuali diikuti dengan penafian. Yaitu menafikan segala sesuatu selain sesuatu yang kita jadikan satu saja, kemudian baru menetapkannya” (Syarh Tsalatsatil Ushul, 39).

Secara istilah syar’i, makna tauhid adalah menjadikan Allah sebagai satu-satunya sesembahan yang benar dengan segala kekhususannya (Syarh Tsalatsatil Ushul, 39). Dari makna ini sesungguhnya dapat dipahami bahwa banyak hal yang dijadikan sesembahan oleh manusia, bisa jadi berupa Malaikat, para Nabi, orang-orang shalih atau bahkan makhluk Allah yang lain, namun seorang yang bertauhid hanya menjadikan Allah sebagai satu-satunya sesembahan saja.

Pembagian Tauhid

Dari hasil pengkajian terhadap dalil-dalil tauhid yang dilakukan para ulama sejak dahulu hingga sekarang, mereka menyimpulkan bahwa ada tauhid terbagi menjadi tiga: Tauhid Rububiyah, Tauhid Uluhiyah dan Tauhid Al Asma Was Shifat.
(lebih…)