Cantik itu untuk Siapa

Posted: 06/27/2011 in Muslimah

بسم الله الر حمن الرحيم

Mungkin kamu yang berjilbab,pernah mendengar kata-kata”waah rambutnya bagus ya! Sayang sekali ditutupi!” dari seorang perempuan tak terkecuali teman kamu,atau dengan kata-kata yang senada.

Atau bagi kamu yang bercadar pernah dengar “wah ternyata cantik yaa..”

Kata-kata ini jadi membuat ku berpikir “cantik itu untuk siapa ya?”

Setiap orang senang dengan cantik,bahkan kita umat muslim pun disuruh cantik. Tapi dengan menjaga kecantikan sesuai koridor agama tentunya.

Hampir semua wanita bercantik diri demi orang yang dicintainya (walaupun ada juga yang pamer😦 ). Namun perlu dipertanyakan siapakah yang kita cintai.

Suami ; ya harus.biar suami betah,tambah sayang😉 ,tambah cintaa,tambah apa lagi yaa..🙂

Pacar,atau tunangan; wah wah ini kan masih belum halal.

Cantik dan berhias adalah fitrah. Namun kadang sangat disayangkan, kecantikannya untuk dipamerkan,untuk bukan yang berhak memandangnya,dan cantiknya kadang sudah jauh dari nilai-nilai agama.

Teringat kata seseorang;

“Kenapa di Alqur’an hanya disinggung tentang bidadari surga yang diperuntukkan bagi laki-laki yang beriman. Kenapa tidak ada cerita –cerita “bidadara” (😀 kata orang kampung yang diperuntukkan bagi wanita beriman yang belum menikah). Atau kenapa tidak ada cerita –cerita pasangan- pasangan yang diperuntukkan wanita disurga?.

Karena memang bagi laki –laki kesenangannya kepada wanita;

“Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia, dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (surga).”

“Katakanlah: “Inginkah aku kabarkan kepadamu apa yang lebih baik dari yang demikian itu?”. Untuk orang-orang yang bertakwa (kepada Allah), pada sisi Tuhan mereka ada surga yang mengalir dibawahnya sungai-sungai; mereka kekal didalamnya. Dan (mereka dikaruniai) isteri-isteri yang disucikan serta keridhaan Allah. Dan Allah Maha Melihat akan hamba-hamba-Nya.” (Q.S.Ali-Imran;14-15)

Tapi beda bagi wanita,kesenangannya adalah berhias,bahkan ia akan senang,kalau ia sendiri yang jadi perhiasan.

“Dunia seluruh isinya adalah perhiasan,dan sebaik-baik perhiasan adalah wanita shalehah.”(HR.Muslim.dari Ibnu Umar r.a)

“Wahai sekalian wanita, Sesungguhnya yang paling baik diantar kalian akan memasuki surga sebelum orang yang paling dikalangan lelaki. Mereka akan mandi, dan memakai minyak wangi dan menyambut suami-suami mereka diatas keledai- keledaimerah dan kuning. Bersama mereka anak- anak kecil, mereka seperti batu permata yang berkeliauan.(H.R.Abu Syaeh,dari Abu Umamah r.a)

Agama pun mendukung kebiasaannya,bahkan disuruh bercantik- cantik untuk suaminya.

“ Apabila engkau mempunyai suami, dan engkau mampu melembut kedua bulu matamu dan membuatnya lebih baik, maka lakukanlah.”(dari Aisyah r.ha)

“Tidaklah seorang mu’min lebih mengambil manfaat setelah ketakwaan kepada Allah SWT yang baik baginya,dari pada isteri yang shalehah. Jika diperintah,maka ia taat, jika suaminya melihatnya akan menyenangkannya. Jika suaminya bersumpah, maka ia akan menunaikannya. Dan jika suaminya tidak ada, maka ia akan menjaga dirinya dan hartanya.”( HR.Ibnu Majah.)

Kecantikan adalah anugerah Allah kepada wanita namun sekaligus ujian yang besar buat wanita. Tak jarang wanita habis-habisan mengeluarkan dana, demi kalimat,yaitu ,” agar bisa cantik, tetap cantik, atau lebih cantik”.

Agama tak melarang, bahkan kita pun disuruh merawat anugerah yang satu ini.

“ sesungguhnya Allah senang melihat atsar (pengaruh) nikmat-Nya yang diberikan kepada hamba- hamba-Nya.”(HR.Tirmidzi ,Hakim)

“Barang siapa yang memilik rambut, maka hendaklah ia menghormatinya.”(Abu Dawud)

“Apabila seseorang keluar mendatangi saudaranya, maka hendaklah ia mempersiapkan diri, karena sesungguhnya Allah itu indah dan mencintai keindahan”(Imam Qurthubi)

Namun sangat disayangkan tak sedikit wanita –wanita berani melakukan hal –hal yang dilarang oleh agama,demi sebuah kecantikan.

“siapa saja wanita yang memakai wangi- wangian dan meliwati kumpulan orang- orang sehingga mereka mencium bau harumnya maka dia adalah penzina.”(HR. An-Nasa’i, Ahmad,Hakim)

Dari Abdillah r.a, Rasulullah saw melaknat wanita yang mencabut bulu alisnya dan merenggangkan agar kelihatan cantik dengan merubah ciptaan Allah SWT.”(HR.An-Nasa’i)

Untuk apa arti sebuah kecantikan? Dan seluruh dunia memujinya,Kalau akhirnya kita mendapatkan murka Allah.

Alangkah beruntungnya seorang wanita yang dengan kecantikan mampu meraih redha Allah. Mampu menyenangkan hati suaminya ,membuat betah suaminya ,dengan sifat amanah yang ia miliki,suami tak khawatir meninggalkannya ketika bepergian.

Namun alangkah malangnya seorang wanita karena kecantikan membuat ia terjerumus keneraka (na’udzubillah) bahkan kadang dengan menjerumuskan orang lain. Berapa banyak laki- laki berdosa karena melihat lengkok tubuhnya aduhai,wajah rupa yang rupawan. Berapa banyak suami –suami yang semakin terjerat dalam dunia hutang (bahkan mungkin kuropsi) demi memenuhi kebutuhan kecantikan isterinya.

Ada sebagian wanita beralasan,” aku kan melakukannya demi suami,” .kuhargai itu,tapi kenapa berani keluar rumah dengan tabarruj. Kenapa kau tersenyum ketika melihat tatapan laki- laki,asing. Kenapa?? Cukup kecantikan kita untuk suami. Hijabi diri kita dari tatapan laki- laki asing. Cukup suami yang melihat keindahan dan kecantikan itu.

Syukurilah anugerah Allah dengan menambah ketaatan kepadaNya.

Insya Allah, dengan rahmat Allah,kita bisa lebih cantik disurganya Allah, melebihi para bidadari, bahkan kita jadi ratunya bidadari, mendampingi orang yang kita cintai didunia.

Insya Allah

—————-

Cantik akan hadir

Ketika ada syukur dalam jiwa

Cantik akan lebih berharga

Jika kita balut dengan busana taqwa

Cantik akan lebih indah

Jika hanya kepada yang berhak memandangnya

Cantik akan lebih bermakna

Jika dengannya mampu meraih redha Sang Pemilik Cinta

———————————————–

gambar dari; http://umiabie.blogspot.com/

http://sayyidahqurani.wordpress.com/2011/06/18/cantik-itu-untuk-siapa/

Komentar ditutup.