Arsip untuk 05/09/2011

Inilah Hak-Hak Suami-Istri

Posted: 05/09/2011 in Hati

Ustadz Abu Zahroh al-Anwar

Segala puji Alloh ‘Azza Wa jalla, shalawat dan salam semoga tercurah kepada Rosulullah shallallahu alaihi wasallam, amma ba’du:

Ketahuilah, wahai saudara-saudariku, suami istri yang berbarokah, yang baru saja memasuki taman kehidupan pasutri. Keluarga adalah batu loncatan awal di dalam pembentukan masyarakat. Apabila keluarga baik maka masyarakatnya akan baik, dan apabila rusak maka masyarakatnya pun akan rusak. Karenanyalah islam memberikan perhatian yang besar dan serius dalam membentuk keluarga muslimah nan sakinah, penuh dengan mawaddah dan rohmah. Islam mewajibkan kepada pemeluknya segala hal yang membawa kepada keselamatan dan kebahagian keluarga.

Keluarga adalah ibarat suatu yayasan yang didirikan oleh dua orang yang berserikat. Orang yang pertama bertanggung jawab atas kelanggengan yayasan tersebut adalah kaum laki-laki.
(lebih…)

Iklan

Tingkatan syurga seperti yang disebutkan Rasulullah dalam hadis yang diriwayatkan Tarmizi sebanyak seratus tingkatan. Namun di dalam Al-Quran disebutkan sebanyak tujuh tingkatan iaitu Jannatul Firdaus, Jannatul Naim, Jannatul Makwa, Jannatul Adnan, Jannatul Khuldi, Darus Salam dan Daruj Jalal.

Dan Penghuni Neraka seperti yang diterangkan dalam surah Al Baqarah 24 maksudnya: “Maka takutlah kamu kepada neraka yang bahan bakarnya ialah manusia dan batu-batu. Neraka itu disediakan bagi mereka yang kafir”.
Tingkatan Neraka antara lain; neraka Jahannam, Luza, Hathamah, Sair, Saqru, Jahim dan Hawiyah.
(lebih…)

Mempertahankan Keutuhan Keluarga

Posted: 05/09/2011 in Hati

Oleh : Zulia Ilmawati , S.Psi.

baitijannati – Keluarga sakinah adalah keluarga dengan enam kebahagiaan yang terlahir dari usaha keras pasangan suami isteri dalam memenuhi semua hak dan kewajiban, baik kewajiban perorangan maupun kewajiban bersama. Teramat jelas bagaimana Allah dan RasulNya menuntun kita untuk mencapai tiap kebahagiaan itu. Enam kebahagiaan yang dimaksud adalah Kebahagiaan Finansial, seksual, intelektual, moral, spiritual dan idiologis. Mana dari enam kebahagiaan itu yang utama? Tergantung pada persepsi atau kerangka pandang dan pemahaman pasangan suami isteri. Keluarga Rasulullah dibangun dalam kerangka perjuangan. Inilah keluarga teladan dengan kebahagiaan ideologis. Tapi berdasarkan riwayat-riwayat yang sangat jelas, Rasul juga mampu menciptakan bagi keluarganya kebahagiaan intelektual, kebahagiaan moral, spiritual, bahkan pula termasuk kebahagiaan seksual. Secara finansial, Rasul memang hidup dalam kesahajaan. Tapi siapa sangka mereka juga ternyata merasakan kebahagiaan finansial. Karena kebahagiaan yang terakhir ini tidak ditentukan oleh jumlah harta yang dimiliki, tapi oleh perasaan qanaah (perasaan cukup) atas rizki yang Allah karuniakan. Ketika kebahagiaan itu tidak dirasakan akibat fungsi keluarga tidak berjalan utuh yang dipicu oleh ketimpangan dalam pemenuhan hak dan kewajiban, maka akan timbul masalah.
(lebih…)