Dahsyatnya kematian…….tidak takutkah kita??

Posted: 04/15/2011 in Hati

oleh Abu Shafiyyah pada 11 Februari 2011 jam 16:28

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ

Sore ini, saya membawakan kultum berkaitan dengan sebuah kisah nyata yang terdapat dalam hadits Nabi yang saya ambil dari buku “ Untaian Mutiara Kehidupan Para Salaf ( Kisah – kisah Pilihan Membangun Jiwa ) karya Sholahuddin Abu Faiz bin Mudasim.

Kisah ini mengingatkan kita tentang kematian…..sebuah perjalanan yang akan kita lalui yang sering kita lupakan, sehingga kita terlena dengan kehidupan dunia yang fana…mengejar kenikmatan dunia semata, dan melupakan , minimal menyepelekan bekal untuk kehidupan setelah kematian kita…..bukankah ini kenyataan yang sering kita lakukan…???akankah kita dustakan atau akan kita akui??

Baik, hadits tersebut terjemahannya begini :

Ada sekelompok manusia dari Bani Israil keluar melakukan safar , sampai mereka menjumpai salah satu pekuburan mereka. Mereka mengatakan: “ Bagaimana pendapat kalian jika kita sholat dua rakaat kemudian kita berdoa kepada Alloh Azza wa Jalla agar berkenan mengeluarkan salah seorang mayat yang telah lama meninggal dunia, sehingga kita dapat bertanya kepadanya tentang kematian.” Maka mereka pun melakukannya. Tatkala keadaannya demikian , tiba – tiba seorang mayat laki – laki mengeluarkan kepalanya dari salah satu kubur. (Mayat itu ) warna kulitnya sawo matang dan diantara kedua matanya terdapat bekas sujud. Kemudian ia berbicara dengan mengatakan,” Wahai manusia, apa yang kalian inginkan dariku?<span>Aku telah meninggal dunia sejak seratus tahun yang lalu tetapi tidaklah reda panasnya kematian hingga sekarang ini.</span> Maka berdoa’lah kepada Alloh Azza wa Jalla untukku agar mengembalikan keadaanku sebagaiman dahulu..”

( HR Imam Ahmad dlm Kitab Az Zuhud :16-17, Ibnu Abi Syaibah dlm Mushonnaf :9/62, Al Bazzar dlm Musnad :1/108, Waki’ dlm Kitab Az Zuhd :1/280, Imam Abi Dawud dlm Kitabul Ba’tsi :5/30 dan dishohihkan Imam Al Albany dlm Silsilah Ahadits Ash Shahihah :6/1028 No. 2926 )

Lihatlah terjemah hadits yang saya tebalkan….perhatikan apa yang mayat itu kabarkan tentang kematian…!! Panasnya kematian tidaklah reda walau selama 100 tahun (lebih)….bayangkan dan camkan lah baik- baik wahai saudaraku….bayangkan saat ini kita meninggal…..dan sejak itu panasnya kematian tidak mereda sampai kematian kita berumur ratusan tahun……Ngerikah kita??atau biasa2 saja….??

Pertanyaan bagi kita??Sudahkah kita siap menghadapapi kematian yang tiada kita tahu kapan datangnya kepada kita??Sudah cukupkah bekal kita??untuk perjalanan yg amat jauh dan tiada bertepi…yang kita tidak mungkin kembali untuk menyiapkan bekal lagi???

Renungkanlah wahai saudaraku….ini nasehat bagiku dan bagi antum , Saudara – saudariku yang aku cintai karena Alloh….

Min akhikum,

Surakarta, 11 Februari 2011 ; 16.15

Abu Shafiyyah Huda Al Bantuly

Disela2 kesibukan pekerjaan…..

http://jihadsabili.wordpress.com/2011/02/23/dahsyatnya-kematian-tidak-takutkah-kita/

Komentar
  1. Ibnu Abdul Muis mengatakan:

    Jadi teringan dengan lirik nasyid Suara Persaudaraan “Bara dalam Tazkiyah”

    Berbekallah untuk hari yang sudah pasti
    Sungguh kematian adalah muara manusia
    Relakah dirimu
    Menyertai segolongan orang
    Mereka membawa bekal
    sedangkan tanganmu hampa

    Rosululloh bersabda
    Perbanyaklah mengingat
    Akan pemusnah segala kenikmatan dunia
    Itulah kematian yang kan pasti datang
    Kita tahu kapan waktunya kan menjelang

    Menangislah hai sahabat karena takut kan Allah
    Niscaya engkaukan berada dalam Naungannya
    dihari kiamat disaat tiada naungan untuk manusi selain naunganNya
    Dalam ampunanNya dalam maghfirahNya
    Dosapun berguguran, bak dau dari pepohonan

    Barakallahu fiik akhi. Semoga Allah melindungi kita dari azab kubur. Amin.

  2. oRiDo™ mengatakan:

    semoga kita semua termasuk dalam golongan orang2 yang selalu mempersiapkan hidup setelah mati..