Patuhi Peraturan

Posted: 12/06/2010 in Coretan

Assalamu’alaikum

Pagi ini lalu lintas di daerahku agak lengang, mungkin karena hari ini adalah hari kejepit, karena besok adalah hari libur. Perjalanan ke kantor pun sangat santai. Namun ketika menemukan tikungan ada sekelompok aparat polisi. Ternyata ada razia rutin yang diadakan oleh polsek atau polres setempat. Semua motor atau mobil di berhentikan, tak terkecuali saya.

Siang pak. Siang jawabku. Tolong perlihatkan kelengkapan suratnya. Lalu saya ambil STNK dan SIM dari dompet. Alhamdulillah kelengkapan suratnya bagus. Namun pak polisi mengingatkan, pajaknya sudah hampir habis pak. Iya pak. Kata beliau, biasanya karena STNK atau SIM ada di dompet suka lupa masa berlakunya. Terimkasih banyak pak atas peringatannya.

Kuperhatikan sekitar, ada beberapa pengendara yang masih berurusan dengan polisi. Entah apa masalah mereka, yang jelas ada hal-hal yang membuat mereka di tahan. Entah tidak memakai helm, STNK tidak bawa, SIM yang hilang atau surat-surat yang sudah tidak berlaku. Peraturan yang ada tidak kita patuhi akan ada efek terhadap diri kita. Entah nanti akan ditilang, disidang atau didenda atau yang lebih parah kendaraan kita di kandangin.

Peraturan yang manusia buat saja kita harus patuh bagaimana peraturan Allah?? Firman Allah “Dia menciptakan manusia” (Ar Rahman :3). Allah lah yang menciptakan manusia, dan Allah pula yang membuat peraturan-peraturan untuk keselamatan manusia. Tidak ada paksaan untuk (memasuki) agama (Islam); sesungguhnya telah jelas jalan yang benar daripada jalan yang sesat. Karena itu barang siapa yang ingkar kepada Thaghut dan beriman kepada Allah, maka sesungguhnya ia telah berpegang kepada buhul tali yang amat kuat yang tidak akan putus. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.  (QS. Al-Baqarah: 256).

Ada peraturan Allah tentang muslimah surat An Nuur ayat 31, “Dan hendaklah mereka menutup kain kerudung hingga ke dadanya.” Dan juga ada pada surat al Ahzab ayat 59, “Wahai Nabi, katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri orang-orang mukmin, hendaklah mereka mengulurkan jilbab mereka ke seluruh tubuh. Bagaimana jika seorang muslimah tidak mengikuti peraturan Allah? Maka akan ada orang yang iseng terhadap mereka, apalagi nanti ada siksa yang berat.

Peliharalah segala salat (mu), dan (peliharalah) salat wusthaa. Berdirilah karena Allah (dalam salatmu) dengan khusyuk.  (QS. Al-Baqarah: 238).

Shalat adalah ibadah yang paling pertama yang akan ditanya oleh Allah pada hari kiamat. Diriwayatkan oleh Al-Thabrani di dalam kitab Al-Mu’jamul Ausath dari Abdulllah bin Qarth bahwa Nabi Muhammad shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Perkara pertama yang akan dihisab oleh Allah terhadap hamba -Nya pada hari kiamat adalah shalat, jika shalatnya baik maka baiklah amal ibadah yang lain, dan jika rusak maka rusaklah semua amalnya yang lain”

“Sesungguhnya shalat itu mencegah ( perbuatan keji dan munkar. Dan sesungguhnya mengingat (shalat) adalah lebih besar (keutamaanya dari ibadat-ibadat yang lain). Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (QS.Al-Ankabut : 45)

“Wahai orang-orang yang beriman, tetaplah beriman kepada Allah dan Rasul-Nya dan kepada Kitab yang diturunkan Allah kepada Rasul-Nya dan kepada Kitab yang diturunkan sebelumnya. Dan siapa saja yang mengingkari Allah dan Malaikat-Nya dan Kitab-Kitab-Nya dan Rasul-Rasul-Nya dan Hari Akhir maka ia telah sesat sejauh-jauh kesesatan”(T QS .An-Nisa [4]: 136). Demikianlah kita harus tetap beriman kepada Allah, RasulNya dan KitabNya, agar kita tak tersesat, agar kita selamat dari ancaman Allah tentang siksaNya yang amat pedih.

Ya, Allah jadikanlah kami termasuk orang-orang yang pandai mematuhi dan mejalankan peraturanMU, amiin

wasalamu’alaikum

Penulis : Abu Hazura

 

 

Komentar ditutup.